Daftar Usulan Terakhir
Olahraga dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu alam, budaya dan individu serta olahraga tidak dapat dipisahkan dengan lingkungan alam, lingkungan sosial serta lingkungan geografis. Prestasi Olahraga Kota Semarang tidak cukup baik maka perlu adanya pembangunan olahraga. Pembangunan olahraga dapat dimulai dengan membangun olahraga pada masyarakat. Ada empat indikator pembangunan olahraga yaitu ruang terbuka, sumber daya manusia, partisipasi, dan kebugaran. Ruang terbuka sedikit karena adanya abrasi dan kepentingan lainnya. Ruang terbuka adalah prasyarat dasar dalam aktivitas olahraga. Rumusan masalah penelitian ini adalah gambaran umum masyarakat, aktivitas olahraga, ruang terbuka, dan potensi olahraga yang dapat digali di pesisir Kota Semarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran umum masyarakat, aktivitas olahraga, ruang terbuka dan potensi olahraga yang dapat digali di pesisir Kota Semarang.
Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perbedaan karakter mahasiswa atlet dan non atlet di Universitas PGRI Semarang. Partisipan dalam penelitian ini adalah 18 mahasiswa atlet dan 56 mahasiswa non atlet. Metode penelitian ini menggunakan Explanatory Sequential Design. Pengumpulan data dengan angket, wawancara dan observasi. Hasil penelitian menyebutkan bahwa secara umum nilai karakter mahasiswa atlet dan non atlet termasuk tinggi atau dengan kata lain karakternya baik. Tidak ada perbedaan skor yang signifkan antara karakter atlet dan non atlet. Kata Kunci : Karakter, atlet, olahraga  
Fokus penelitian yang dilakukan adalah analisis perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan partisipasi orang tua serta masyarakat dalam program pendidikan keluarga pada lembaga PAUD daerah pesisir Kecamatan Bonang Kabupaten Demak. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui secara mendalam tentang; perencanaan program pendidikan keluarga pada lembaga PAUD daerah pesisir Kecamatan Bonang Kabupaten Demak, pelaksanaan program pendidikan keluarga pada lembaga PAUD daerah pesisir Kecamatan Bonang Kabupaten Demak, evaluasi program pendidikan keluarga pada lembaga PAUD daerah pesisir Kecamatan Bonang Kabupaten Demak, partisipasi orangtua anak didik dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pendidikan keluarga pada lembaga PAUD daerah pesisir Kecamatan Bonang Kabupaten Demak. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran fenomenologis dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pendidikan keluarga pada lembaga PAUD di daerah pesisir Kecamatan Bonang Kabupaten Demak, agar dapat dilakukan analisis mendalam tentang pendidikan keluarga untuk memperoleh data sesungguhnya yang dapat memberikan rekomendasi yang bermanfaat bagi pihak-pihak terkait.
ABSTRAKSI Konstruksi jalan beraspal sebagai salah satu prasarana transportasi di Indonesia belum sepenuhnya mencapai kondisi yang aman dan nyaman dimana sering dijumpai kondisi permukaan jalan yang tidak rata, bergelombang dan berlubang yang menyebabkan ketidaknyamanan bagi penggunanya. Kegiatan perbaikan dan pemeliharaan struktur perkerasan jalan, dalam hal ini jalan beraspal, menjadi sangat penting untuk kelangsungan kegiatan transportasi. Dalam perkembangan teknologi di bidang transportasi yang cukup pesat telah melahirkan satu terobosan baru tentang teknologi penanganan kerusakan jalan yaitu dengan cara daur ulang lapis perkerasan aspal yang sudah ada. Metode daur ulang ini memiliki keuntungan antara lain dapat menghemat biaya, merupakan green technology, memiliki kualitas yang sama dengan material baru, dan menjaga geometris perkerasan karena tebal perkerasan tetap sama. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara kadar foam bitumen dan kadar air terhadap nilai kuat tarik tak langsung (ITS) serta kuat tekan bebas (UCS) campuran lapis pondasi daur ulang dengan foam bitumen. Penelitian ini dilakukan secara bertahap, dari pengujian untuk bahan penyusun campuran yaitu agregat baru, Reclaimed Asphalt Pavement (RAP), filler, aspal, dan foam bitumen. Kemudian uji terhadap campuran padat meliputi Uji Marshall, Uji Indirect Tensile Strength (ITS) dan Uji Unconfined Compressive Strength (UCS). Kadar air dan kadar foam bitumen sangat berpengaruh terhadap kuat tarik tak langsung (Indirect Tensile Strength/ITS) serta kuat tekan bebas (Unconfined Compressive Strength/UCS) dari campuran dingin daur ulang dengan foam bitumen.
Anggrek merupakan tumbuhan berbunga yang sangat beragam yang tergolong dalam familia Orchidaceae. Keberadaan anggrek spesies di alam sering terancam dengan semakin meningkatnya eksploitasi yang tidak terkendali karena alasan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis anggrek alam, karakteristik habitat anggrek berdasarkan ketinggian tempat, dan distribusi serta kelimpahan anggrek alam di Resort Limbangan Gunung Ungaran Kabupaten Kendal. Penelitian ini dilaksanakan di hutan lereng Gunung Ungaran bagian utara pada ketinggian 500 hingga 1.700 meter dpl. Penelitian ini secara keseluruhan dilakukan pada bulan Oktober sampai dengan Desember 2017. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan secara mendetail kondisi, karakter, dan keanekaragaman anggrek alam yang ada di hutan Resort Limbangan Gunung Ungaran Jawa Tengah. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi lapangan secara langsung dan penelusuran pustaka.
Minimnya media yang berkaitan dengan materi pembelajaran juga menyebabkan pembelajaran menjadi monoton dan siswa kurang termotivasi untuk menerima, mempelajari, dan memahami materi. Seharusnya dalam pembelajaran perlu diberikan inovasi belajar yang mampu mendongkrak siswa untuk turut aktif dan antusias dalam belajar. Berdasarkan masalah-masalah di atas, penulis menganggap perlu diadakan penelitian terkait karakteristik media pembelajaran yang digunakan guru dalam pembelajaran di kelas agar dalam proses pembelajaran dapat mencapai target yang direncanakan. Penelitian ini merupakan awal dari penelitian R and D atau pengembangan media digital book dalam pembelajaran di SD. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana karakteristik media digital book dalam pembelajaran di SD Kota Semarang? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik media digital book dalam pembelajaran di SD Kota Semarang. Tempat yang telah digunakan dalam penelitian ini adalah di SDN Rejosari 3 dan SDN Bugangan 2 yang berada di kota Semarang. Penulis memilih tempat penelitian di SDN Rejosari 3 dan SDN Bugangan 2 Semarang karena SD tersebut merupakan SD mitra yang miliki sarana dan prasarana yang dibutuhkan peneliti. Penelitian ini dilaksanakan pada semester gasal Tahun Pelajaran 2017/2018. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan beberapa metode yaitu, wawancara, observasi, dan lembar angket respons siswa.
Banjir yang terjadi di Semarang Jawa Tengah pada umumnya disebabkan karena tidak terkendalinya aliran sungai, akibat kenaikan debit, pendangkalan dasar badan sungai dan penyempitan sungai karena sedimentasi, adanya kerusakan lingkungan pada daerah hulu (wilayah atas kota Semarang) atau daerah tangkapan air (Catment area) serta diakibatkan pula oleh ketidakseimbangan antara air yang masuk(input) – air yang keluar (output) pada saluran drainase kota. Cakupan Wilayah genangan banjir saat ini telah meluas di beberapa kawasan diantaranya sekitar muara Kali Plumbon, Kali Siangker sekitar Bandara Achmad Yani, Karangayu, Krobokan, Bandarharjo, sepanjang jalan di Mangkang, kawasan Tugu Muda – Simpang Lima sampai Kali Semarang, kali banger, di Genuk dari Kaligawe sampai perbatasan Demak (Pemkot Semarang, 2011). Persoalan lain yang sering muncul adalah terjadi air pasang laut (Rob) di beberapa bagian di wilayah yang menjadi langganan genangan akibat rob. Saluran drainase yang mestinya menjadi saluran pembuangan air ke laut berfungsi sebaliknya (terjadi Backwater), sehingga sistem drainase yang ada tidak dapat berjalan dengan semestinya. Hal ini menjadi lebih parah bila terjadi hujan pada daerah tangkapan dari saluran-saluran drainase yang ada, sehingga terjadi luas genangan yang semakin besar dan semakin tinggi. Metode penelitian dilakukan dengan observasi langsung dilapangan yang terhadap penilaian masing masing komponen diantaranya komponen drainase, Komponen Pompa dan komponen sistem polder serta analisis data sekunder dan konsep penenganannya
Lataston atau HRS merupakan campuran aspal tahan terhadap retak, tetapi kekurangan terhadap kerusakan berupa perubahan bentuk seperti timbulnya alur plastis. Kerusakan alur merupakan bagian dari kerusakan fungsional dimana akan menggangu kenyamanan dana keamanan bagi pengguna jalan. Seperti halnya kerusakan fungsional jika dibiarkan bisa merusak kerusakan struktur antara lain retak-retak. Kerusakan alur ini disebabkan oleh stabilitas rendah sehingga terjadi deformasi plastis. Sifat kekentalam material aspal merupakan salah satu faktor penting dalam pelaksanaan perencanaan campuran maupun dalam pelaksanaan lapangan. Aspal merupakan material termoplastik yang secara bertahap mencair sesuai dengan penambahan suhu. Disini hubungan antara kekentalan dan suhu memegang peranan penting. Sebelum dilakukan perencanaan campuran, biasanya kekentalan material aspal harus ditentukan dulu, karena bila tidak akan mempengaruhi sifat campuran selanjutnya. Misalnya pada suhu pencampuran tertentu dan apabila viskositasnya terlalu rendah maka aspal tersebut menjadi kurang berperan sebagai bahan perekat pada campuran dan ini akan mengurangi stabilitas campuran, yang akan berpengaruh terhadap konstruksi jalan di Indonesia, dimana pesatnya pertumbuhan lalu lintas juga cenderung memperpendek umur layanan dari prasarana transportasi jalan yang ada. Untuk meningkatkan kinerja campuran agregat aspal dapat pula memodifikasi sifat-sifat fisik aspal khususnya penetrasi dan titik lembek dengan menggunakan bahan tambahan, sehingga diharapkan bisa mengurangi kepekaan aspal terhadap temperatur dan elastisitasnya. Serbuk karet merupakan proses hasil parutan dari ban bekas yang didapatkan dari ban kendaraan yang cacat produksi atau ban yang tidak layak dipakai kemudian diproses menjadi serbuk, ini merupakan alasan mengapa digunakan serbuk karet untuk modifikasi aspal. Karena aspal mempunyai keterbatasan sedangkan modifikasi dengan serbuk karet menaikkan sifat-sifat secara nyata, antara lain : digunakan pada kondisi lalu lintas tinggi sehingga dapat mengurangi deformasi pada suhu tinggi karena aspal + serbuk karet mempunyai titik leleh yang tinggi, lebih dari 50oC sehingga serbuk karet + aspal dapat menahan bleeding, Tahan terhadap gaya geser karena aspal ditambah serbuk karet akan menaikkan ketahanan terhadap gaya geser, terutama pada tikungan jalan, serta dapat menaikkan umur pakai karena aspal makin tinggi kekentalan maka lapisanakan makin tebal.
Pada penelitian ini, kami melakukan studi perbandingan pada energi R-line dan U-band dari materi α-Al2O3: Cr3+, atau yang biasa dikenal sebagai batu rubi. Estimasi R-line dan U-band yang dilakukan dengan pendekatan satu-elektron dan banyak-elektron berbasis first-principles calculations ini tanpa mengacu pada parameter eksperimen apapun. Meskipun penelitian tentang perhitungan ab-initio dari spektrum absorpsi dan energi multiplet rubi berdasarkan pendekatan banyak-elektron sudah banyak dilaporkan, investigasi berdasarkan pendekatan satu-elektron pada dasarnya tidak mungkin kecuali untuk beberapa tingkat tenaga tertentu seperti 4T2 dan 2E. Di sini kita membandingkan energi transisi dari tingkat tenaga 4A2 (keadaan dasar) ke tingkat tenaga 4T2 (U-band) dan ke 2E (R-line) dari rubi yang diestimasi dengan pendekatan satu-elektron dan banyak-elektron berbasis first-principles calculations. Perhitungan satu-elektron dilakukan menggunakan metode diskrit variatif Xα (DV-Xα) dikombinasikan dengan teori medan ligan, sementara perhitungan banyak-elektron dilakukan menggunakan metode multi-elektron variasional diskrit (DVME).
Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi berbagai kesalahan gramatikal berdasarkan Surface Strategy Taxonomy dan frekuensi kemunculannya serta untuk mengetahui berbagai macam problematika mahasiswa ketika menulis teks dalam bahasa Inggris. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif-kuantitatif dengan instrument berupa tes tertulis berbentuk esai dan kuesioner. Teks deskriptif berbahasa Inggris yang ditulis oleh mahasiswa semester tiga merupakan objek dari penelitian ini. Teks-teks tersebut kemudian dianalisis berdasarkan teori Surface Strategy Taxonomy yang dikemukakan oleh Dulay. Dari hasil analisis teks, peneliti menemukan 4 jenis kesalahan gramatikal yang sesuai dengan teori Dulay. 4 jenis kesalahan tersebut berupa Omission (68.31%), Addition (9.6%), Misformation (8.45%), dan Misordering (2.11%). Berbagai macam problematika yang dihadapi mahasiswa ketika menulis diantaranya adalah lemahnya pemahaman tentang tenses, lemahnya penguasaan vocabulary, pemilihan leksikal yang tidak tepat dalam kalimat, dan penyusunan struktur kalimat yang salah dalam teks. Dalam hal ini, mahasiswa masih menuliskan teks dengan memakai struktur kalimat bahasa asli atau bahasa Indonesia.
Login Dosen / Reviewer / Administrator

Keterangan :

  1. Untuk Dosen, Gunakan KODE DOSEN sebagai Username
  2. Untuk Reviewer, Gunakan KODE REVIEWER sebagai Username
  3. Jika sandi lupa, silahkan hubungi Administrator
Download File
File ini merupakan file bantuan bagi peneliti untuk menyusun penelitian denngan baik dan benar.
Download File
File ini merupakan file bantuan bagi peneliti untuk menyusun penelitian denngan baik dan benar.
Download File