Daftar Usulan Terakhir
Untuk dapat mempelajari materi fisika yang bermuatan materi sekolah, mahasiswa calon guru fisika berpegangan pada buku fisika universitas serta buku fisika sekolah. Namun demikian, fisika juga menuntut kemampuan dalam menggunakan logika berpikirnya saat menjawab atau menyelesaikan soal-soal sebagai permasalahan. Salah satu masalah yang sering dihadapi, yaitu banyak diantara siswa yang tidak memiliki kemampuan memecahkan masalah atau soal-soal fisika secara sistematis, sulit menentukan konsep, hukum atau rumus yang digunakan untuk memecahkan soal. Untuk itu, perlu adanya bekal pengetahuan bagi mahasiswa calon guru fisika agar dapat mengantarkan siswa dalam memecahkan permasalahan fisika salah satunya dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL). PBL merupakan pendekatan pembelajaran yang berfokus pada mahasiswa dengan menggunakan masalah dalam dunia nyata dengan tujuan untuk menyusun pengetahuan mahasiswa, melatih kemandirian dan rasa percaya diri, serta dapat mengembangkan keterampilan mahasiswa dalam pemecahan masalah. melihat pentingnya kemampuan pemecahan masalah ini dikuasai oleh mahasiswa calon guru, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang Profil Kemampuan Pemecahan Masalah Mahasiswa Calon Guru Fisika pada Mata Kuliah Kapita Selekta Fisika Sekolah I melalui Problem Based Learning.
Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi berbagai kesalahan gramatikal berdasarkan Surface Strategy Taxonomy dan frekuensi kemunculannya serta untuk mengetahui berbagai macam problematika mahasiswa ketika menulis teks dalam bahasa Inggris. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif-kuantitatif dengan instrument berupa tes tertulis berbentuk esai dan kuesioner. Teks deskriptif berbahasa Inggris yang ditulis oleh mahasiswa semester tiga merupakan objek dari penelitian ini. Teks-teks tersebut kemudian dianalisis berdasarkan teori Surface Strategy Taxonomy yang dikemukakan oleh Dulay. Dari hasil analisis teks, peneliti menemukan 4 jenis kesalahan gramatikal yang sesuai dengan teori Dulay. 4 jenis kesalahan tersebut berupa Omission (68.31%), Addition (9.6%), Misformation (8.45%), dan Misordering (2.11%). Berbagai macam problematika yang dihadapi mahasiswa ketika menulis diantaranya adalah lemahnya pemahaman tentang tenses, lemahnya penguasaan vocabulary, pemilihan leksikal yang tidak tepat dalam kalimat, dan penyusunan struktur kalimat yang salah dalam teks. Dalam hal ini, mahasiswa masih menuliskan teks dengan memakai struktur kalimat bahasa asli atau bahasa Indonesia.
Kesehatan, gizi dan keselamatan merupakan hal yang harus diperhatikan dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Oleh karena itu pentingnya aspek tersebut diperhatikan sejak anak dalam kandungan sampai anak mengalami tumbuh kembang. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa bagaimana pendekatan holistik yang dilakukan di sekolah dalam hal ini adalah TK atau PAUD terhadap program kesehatan, gizi dan keselamatan anak usia dini. Diharapkan dengan menganalisa program kesehatan, gizi dan keselamatan anak usia dini dapat mendeskripsikan gambaran program kesehatan, gizi dan keselamatan yang ada di TK. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif naturalistik , yaitu mendeskripsikan tentang lingkungan yang holistik untuk kesehatan, gizi dan keselamatn anak di TK Daqu secara alamiah.
RINGKASAN Tujuan dari pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah: (1) memberi bekal pengetahuan dan teori tentang Sport Injury bagi MGMP SMK Penjasorkes se-Kabupaten Semarang 2018.(2) meningkatkan keterampilan Sport Injury (3) memberikan keterampilan dan peluang bagi guru penjasorkes untuk membuka usaha Sport massage. Kegitan pemberdayaan bagi MGMP SMK Penjasorkes se-Kabupaten Semarang dalam Sport Injuri yang diikuti sejumlah 50 Guru Penjasorkes , yang akan dilaksanakanpada bulan juli dan Agustus 2018. Metode yang ditempuh adalah demonstrasi, tanya jawab, problem solving, dan praktek langsung proses massage. Hasilnya kegiatan adalah sebagai berikut: (1) Guru MGMP SMK Penjasorkes se-Kabupaten Semarang menyadari bahwa pentingnya memahami dan menguasai keterampilan Sport Injury pada saat menangani siswa saat mengajar maupun saat ada ivent keolahragaan tingkat daerah, (2) Guru MGMP SMK Penjasorkes se-Kabupaten Semarang merasa senang dan puas dalam kegiatan yang diamana dapat mengupdate pengetahuan baru tentang perkembangan massage khususnya sport injury, (3) Guru MGMP SMK Penjasorkes se-Kabupaten Semarang dapat memanfaatkan peluang di luar kewajiban sebagai guru yang mengajar di sekolah namun bisa membuka peluang sebagai seorang mesure baik membuka di rumah atau klinik dan Club olaharaga. Sebagai saran untuk Guru MGMP SMK Penjasorkes se-Kabupaten Semarang dalam kegiatan pelatihan sport injury ini : (1) kegiatan sport injury ini bisa dilakukan kepada masyarakat yang ada disekitar lingkungan guru mengajar, (2) menjadikan potensi pengembangan berbasis sport entrepreneur dalam keterampilan guru Guru MGMP SMK Penjasorkes se-Kabupaten Semarang. Kata Kunci : MGMP SMK Penjasorkes, sport injury
Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah. Hidroponik menggunakan air yang lebih efisien, jadi cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air yang terbatas. Dalam kajian bahasa, hidroponik berasal dari kata hydro yang berarti air dan ponos yang berarti kerja. Jadi, hidroponik memiliki pengertian secara bebas teknik bercocok tanam dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman, atau dalam pengertian sehari-hari bercocok tanam tanpa tanah. Dari pengertian ini terlihat bahwa munculnya teknik bertanam secara hidroponik diawali oleh semakin tingginya perhatian manusia akan pentingnya kebutuhan pupuk bagi tanaman. Di mana pun tumbuhnya sebuah tanaman akan tetap dapat tumbuh dengan baik apabila nutrisi (unsur hara) yang dibutuhkan selalu tercukupi. Dalam konteks ini fungsi dari tanah adalah untuk penyangga tanaman dan air yang ada merupakan pelarut nutrisi, untuk kemudian bisa diserap tanaman. Pola pikir inilah yang akhirnya melahirkan teknik bertanam dengan hidroponik, di mana yang ditekankan adalah pemenuhan kebutuhan nutrisi.
The preceding observation resulted that most senior high schools in Semarang have problem in applying one of English elements that is pronunciation since there are only 2 hours learning allotment from the government. Therefore, the researchers will carry out the collaboration with the English teacher to apply the English Pronunciation Application as media to improve their listening skill especially bottom up processing to produce students pronunciation ability. The objectives of the research are; 1) finding out the significant difference in the students’ pronunciation ability using English Pronunciation Application. 2) finding out the students’ perception in using English Pronunciation Application. Explanatory sequential mixed methods design will be employed in this research. The radom sampling will be used to pick samples of 62 students taken from the tenth grade students of SMA Ksatrian 2 Semarang in the academic year 2018/2019. The data will be collected from pre-test, post-test, treatment, questionnaire and interview guideline. The quantitative data will be gathered from pre-test, treatments and post-test and analyzed using SPSS, while the qualitative data are taken from questionnaire and interview guideline and analyzed descriptively.
Upaya membentuk remaja yang berkualitas telah difasilitasi oleh BKKBN dengan pembentukan Pusat Informasi Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja atau dikenal PIK-R di sekolah-sekolah maupun luar sekolah. Kondisi PIK R di kota Semarang beragam, ada yang aktif, ada yang kurang aktif bahkan ada yang tidak aktif sama sekali.Sebetulnya pembentukan PIK R Ini adalah langkah strategis bagi Indonesia yang diprediksi akan mendapat bonus demografi di tahun 2020-2030. Melimpahnya jumlah penduduk usia kerja akan menguntungkan dari sisi pembangunan sehingga dapat memacu pertumbuhan ekonomi ke tingkat yang lebih tinggi. Namun berkah ini bisa berbalik menjadi bencana jika bonus ini tidak dipersiapkan kedatangannya. Bukan hanya pemerintah, masyarakat juga harus menjadi pendukung utama pembangunan mutu manusia dengan cara menyadari pentingnya arti pendidikan, kesehatan dan aspek-aspek yang dapat mengembangkan kualitas manusia itu sendiri. Berdasarkan analisis situasi dan teori tersebut di atas, dapat diidentifikasi bahwa permasalahan Mitra adalah:Belum adanya pemahamanpara peserta tentang konseling kesehatan reproduksi, Belum adanya pemahamanparapesertatentang tahapan-tahapan pelaksanaan konseling kesehatan reproduksi, dan Belum adanya pemahaman para peserta tentang mekanisme pengelolaan PIK R. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan ini yaitu untuk membantu mitra agar pengurus PIK R se-kota Semarang memperoleh informasi tentang konseling kesehatan reprodukri dan tahapan-tahapannya serta mekanisme pengelolaan PIK R yang baik dengan ditawarkan solusi melalui kegiatan berupa layanan informasi dengan format klasikal dengan menggunakan metode ceramah, simulasi dan tanya jawab. Target luaran yang telah dicapai dalam pengabdian kepada masyarakat (IbM) ini adalah pengurus PIK R memperoleh pemahaman tentang konseling kesehatan reproduksi dan tahapan-tahapannya. Adanya informasi ini dapat memberikan bekal bagi para remaja pengurus PIK R untuk dapat memberikan pelayanan terbaik bagi remaja di lingkungannya. Dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini peserta dapat memahami tentang tentang konseling kesehatan reproduksi, dan tahapan-tahapan pelaksanaan konseling kesehatan reproduksi serta peserta dapat memahami mekanisme pengelolaan PIK R yang baik.
Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ( PKM ) adalah untuk membantu memfasilitasi klub senam Tiara Kab. Grobogan untuk mengatasi permasyalahan rendahnya prestasi serta kurangnya pengetahuan pada klub senam Tiara Kab. Grobogan sehingga menghasilkan prestasi ditingkat nasional maupun internasional. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah melakukan pelatihan bagi pelatih dan atlet tentang pelatihan yang efektif, seperti penyesuaian program latihan, pengaturan gizi atlet, serta pemanfaatan alat yang optimal. Sehingga memudahkan proses latihan senam di klub Tiara. Kegiatan ini dimaksudkan agar dapat membantu klub tiara dalam mengembangkan prestasi senam Target khusus yang ingin di capai adalah peningkatan prestasi pada klub senam Tiara Kab. Grobogan di ingkatan daerah maupun di tingkatan nasional.dengan adanya prestasi dan ppenyetahuan yang luas maka diharapkan akan mampu meningkatkan pendapatan clup sanggar senam. Selain itu, PKM juga diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan pengetahuan pada clup sanggar senam TIARA Metode kegiatan ini dengan pemberdayaan yaitu adanya tahapan kegiatan dalam melaksanakan IbM. Tahapan tersebut adalah; (1) Sosialisasi program kegiatan PKM; (2) pelatihan keterampilan pada pelatih; (3) pembinaan kerjasama antara altit dengan sekolah (4) peningkatan pengetahuan pada pelatih sehingga menghasilkan sumber daya pelatih yang mampu bersaing dengan pelatih tingkat daerah maupun nasional Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan terhadap, (1) keterampilan mengajar pada pelatih, (2) pengetahuan mengajar pada pelatih, (3) perbaikan gizi pada atlit (4) perbaikan metode pada pelatih serta, (5) peningkatan kerjasama clup dengan SD
MGMP Fisika SMA Kabupaten Demak menghadapi permasalahan dalam menyusun laporan dan mempublikasikan hasil Penelitian tindakan kelas (PTK) sehingga membutuhkan kegiatan yang memberikan workshop, pelatihan dan pendampingan dalam menyusun laporan PTK dan mempublikasikannya. Tim Pengabdian dari Program Studi Pendidikan Fisika melakukan pendampingan menyusun laporan PTK. Tujuan kegiatan IbM ini untuk membantu guru-guru mengatasi masalah mereka dalam hal kesulitan menyusun dan mempublikasikan hasil PTK. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah workshop, pendampingan, dan pelatihan. Program IbM ini telah dilaksanakan melalui beberapa kegiatan diskusi, pendampingan dan pelatihan, yaitu (1) gambaran proses penelitian tindakan kelas, (2) identifikasi permasalahan dalam pembelajaran fisika, (3) pendahuluan pada artikel PTK, (4) metode dan Siklus penelitian pada PTK, (5) penyusunan instrumen PTK, (6) validasi instrumen PTK, (7) teknik pengambilan data pada PTK, (8) teknik analisis data pada PTK, (9) penyajian deskripsi data pada PTK, (10) pembahasan pada PTK, (11) proses submit pada jurnal nasional, dan (12) penyusunan artikel hasil PTK sesuai dengan template jurnal. Produk kegiatan IbM ini adalah draft laporan PTK yang dihasilkan oleh guru-guru MGMP fisika SMA Kabupaten Demak terdapat 15 draft laporan PTK. Hasil analisis kualitatif respon guru terhadap penyusunan laporan PTK terdapat peningkatan kemampuan menjelaskan identifikasi permasalahan dan kesulitan yang dihadapi dalam proses pembelajaran fisika untuk diterapkan suatu tindakan yang sesuai dalam upaya mengatasi permasalahan tersebut.
Login Dosen / Reviewer / Administrator

Keterangan :

  1. Untuk Dosen, Gunakan KODE DOSEN sebagai Username
  2. Untuk Reviewer, Gunakan KODE REVIEWER sebagai Username
  3. Jika sandi lupa, silahkan hubungi Administrator
Download File
File ini merupakan file bantuan bagi peneliti untuk menyusun penelitian denngan baik dan benar.
Download File
File ini merupakan file bantuan bagi peneliti untuk menyusun penelitian denngan baik dan benar.
Download File