Daftar Usulan Terakhir
Desa Wonosari Kecamatan Bonang, Demak merupakan kawasan yang memiliki sentra pengolahan ikan yang sangat besar, terutama dalam bentuk pemindangan ikan. Berbagai jenis ikan seperti salem, tongkol, banyar dan jenis ikan lainnya dapat dipindang oleh warga Wonosari secara mandiri atau masih dilakukan secara tradisional dan sederhana. Dalam sehari, para pengrajin pengolahan pindang ini dapat menghasilkan sekitar 2 (dua) kwintal hingga 1 (satu) ton ikan pindang yang siap untuk dipasarkan. Jumlah usaha pemindangan di Desa Wonosari ini sekitar 40 pengrajin, yang merupakan generasi penerus dari pengolahan ikan yang telah berkembang sebelumnya. Keberadaan pemindangan ikan yang berada di tengah-tengah lingkungan permukiman (home industri) mengakibatkan berbagai permasalahan higienitas hasil produksi, bercampurnya aktivitas usaha dan keluarga serta timbulnya pencemaran bagi lingkungan. Penelitian ini akan mengkaji berbagai permasalahan dalam bangunan pemindangan ikan, identifikasi pelaku dan kegiatan, analisis ruang dan rancangan penataan ruang pengasapan ikan. Penelitian ini merupakan penelitian aplikatif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif secara bersamaan. Data-data lapangan dilakukan melalui pengukuran dan rekaman visual untuk selanjutnya dilakukan analisis kegiatan, kebutuhan ruang, hubungan ruang dan konsep penataan ruangnya. Hasil penelitian ini akan melakukan perancangan suatu model bangunan pengasapan ikan yang higienis dan efektif, serta tidak mencemari lingkungan. Hasil analisis menjadi masukan penting dalam desain bangunan pemindangan ikan yang baru atau renovasi. Penelitian ini dapat memberikan masukan prototip bangunan pemindangan ikan yang higienas dan ramah terhadap lingkungan.
ABSTRAK Mengacu pada Putusan Mahkamah Nomor 14/PUU-XI/2013 yang memperbolehkan Pemilu serentak diseluruh wilayah NKRI dengan pertimbangan efektifitas waktu dan efisiensi anggaran. Mengingat tingginya angka Golput terlebih dalam kurun waktu 5 tahun terakhir membuat tim tertarik untuk mengangkatnya dalam sebuah penelitian terkait bagaimana konstruksi Hukum Pemilu serentak dan bagaimana persepsi masyarakat terhadap pelaksanaan Pemilu serentak pada tahun 2019 nantinya dengan menggunakan perspektif politik dan Hukum dengan lokasi penelitian di Kecamatan Pedurungan Semarang selaku daerah dengan tingkat Golput tertinggi di Semarang. Tujuan penelitian yakn bagaimana persepsi masyarakat terhadap pelaksanaan Pemilu serentak pada tahun 2019 nantinya dengan menggunakan perspektif politik dan Hukum. Hasil penelitian menunjukkan Persepsi Masyarakat Kecamatan Pedurungan Terhadap Pelaksanaan Pemilu Serentak Tahun 2019 berdasarkan hasil penelitian masih banyak yang belum begitu memahami apa itu Pemilu serentak sehingga perlu dilakukan rekayasa sosial terhadap masyarakat untuk meningkatkan animo keikutsertaan di dalam Pemilu seperti peningkatan citra baik dan manfaat Pemilu adapun masukan yang bisa diberikan adalah untuk menyederhanakan pemilihan umum karena jumlah pilihan yang diberikan terlalu banyak dan tidak efektif. Kata Kunci :Persepsi, Pelaksanaan Pemilu Serentak, Perspektif Politik dan Hukum.
Bekerja di laboratorium memerlukan keterampilan yang baik (Good Laboratory Practice/GLP), dimana GLP adalah suatu cara pengelolaan laboratorium secara keseluruhan agar laboratorium sebagai data generator dapat menghasilkan data yang dapat dipercaya kebenarannya dengan memenuhi persyaratan K3 (Keselamatan Kesehatan Kerja). Peranan laboratorium yang begitu besar dalam proses pembelajaran di SMA menuntut sumber daya baik fasilitas laboratorium, teknisi/laboran, maupun guru untuk memiliki pemahaman mengenai Good Laboratory Practice (GLP) atau praktik laboratorium yang baik serta Keselamatan Kesehatan Kerja (K3). Berdasarkan permasalahan mitra maka solusi yang ditawarkan pada program IbM kali ini yaitu pemberian manajemen K3 (Keselamatan kesehatan kerja) serta panduan GLP (Good Laboratory Practice) di tingkat Laboratorium SMA untuk menjamin keselamatan kerja dalam laboratorium. Metode yang digunakan dalam kegiatan IbM ini yaitu metode workshop GLP dan K3 laboratorium, demonstrasi dan simulasi GLP dan K3 laboratorium, serta praktik kerja laboratorium sederhana, ceramah, dan diskusi. Kegiatan dilakukan mulai Februari 2017 untuk koordinasi dengan pihak sekolah. Selanjutnya pada tanggal 18 Februari 2017 dilakukan kegiatan pertama, yaitu workshop mengenai GLP dan K3 dan pada tanggal yang sama dilakukan kegiatan demonstrasi dan simulasi GLP dan K3 di laboratorium, serta pada tanggal 10 dan 11 Mei 2017 dilaksanakan kegiatan praktik kerja laboratorium berupa praktik isolasi DNA sederhana.
Evaluasi sangat penting dilakukan sekolah guna dapat mengetahui tingkat kemampuan sekolah tersebut. Sehingga dapat memberikan pandangan bagi guru untuk membuat evaluasi yang baik dan benar sesuai dengan kaidah evaluasi. Dalam setiap kegiatan evaluasi, langkah pertama yang harus dipertimbangkan adalah tujuan evaluasi. Penentuan tujuan evaluasi ada yang bersifat umum dan khusus. Jadi tujuan evaluasi masih bersifat umum, maka tujuan perlu diperinci menjadi tujuan khusus sehingga dapat menuntun guru dalam menyusun soal atau mengembangkan instrumen evaluasi lainnya. Penelitian ini menggunakan dua analisis yang meliputi analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Pada analisis kualitatif dapat dilihat dari segi materi, kontruksi, dan bahasa atau budaya. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan analisis butir soal mata pelajaran IPS kelas V SD Se- Kecamatan Pringsurat maka dapat disimpulkan bahwa butir soal Ulangan Akhir Semester Gasal mata pelajaran IPS kelas V SD Se- Kecamatan Pringsurat memiliki validitas logis, karena sudah sesuai dengan standar isi tetapi perlu perbaikan aspek konstruksi dalam beberapa butir soal. Butir soal Ulangan Akhir Semester Gasal mata pelajaran IPS kelas V SD Se- Kecamatan Pringsurat memilki butir soal valid sebesar 100%. Butir soal Ulangan Akhir Semester Gasal mata pelajaran IPS kelas V SD Se- Kecamatan Pringsurat reliabel. Butir soal Ulangan Akhir Semester Gasal mata pelajaran IPS kelas V SD Se- Kecamatan Pringsurat memiliki tingkat kesukaran butir soal mudah sebesar 26,6%, sedang sebesar 66,6, dan sukar sebesar 6,7%. Soal Ulangan Akhir Semester Gasal mata pelajaran IPS kelas V SD Se- Kecamatan Pringsurat memiliki daya pembeda butir soal jelek sebesar 60%, butir soal sedang sebesar 26,6%, dan sukar sebesar 6,7%.Setelah dilakukan analisis butir soal secara kuantitatif dan kualitatif pada mata pelajaran IPS kelas V Se- Kecamatan Pringsurat maka disarankan agar sebaiknya UPTD Pringsurat melakukan ujicoba butir soal terlebih dahulu dan analisis butir soal dengan memperhatikan validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda serta mempertahankan penyusunan soal yang berkualitas dengan berpedoman pada langkah pengembangan butir soal sesuai dengan standar.
Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 31 ayat 1 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 32 disebutkan bahwa: “Pendidikan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik, emosional, mental, dan sosial, dan atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa”. Dapat disimpulkan bahwa Negara memberikan jaminan sebenarnya kepada anak-anak berkebutuhan khusus untuk memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas. Hal ini menunjukkan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus mendapatkan kesempatan yang sama dengan anak-anak normal lainnya dalam pendidikan. Hanya saja, jika ditinjau dari sudut pandang pendidikan, karena karakteristiknya yang berbeda dengan anak normal pada umumnya menyebabkan dalam proses pendidikannya mereka membutuhkan layanan pendekatan dan metode yang berbeda dengan pendekatan khusus. Selain itu, penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dari penelitia-penelitian pendidikan inklusi sebelumnya. Penelitian ini akan fokus mengkaji secara mendalam mengenai evaluasi pendidikan inklusi di SMP Hasanudin 10 Semarang, SMP N 20 Surakarta, dan SMP N 4 Mojosongo Boyolali dengan menggunakan metode kualitatif yang akan memperdalam kajian tentang evaluasi pendidikan inklusi beserta solusinya untuk meningkatkan kualitas pendidikan inklusi secara global. Sehingga pada akhirnya akan ditemukan upaya implementasi yang efektif dan efisien bagi sekolah penyelenggara pendidikan inklusi. Oleh karenanya penelitian ini menjadi sangat penting untuk dikaji. Penelitian ini juga dapat menjadi dasar penelitian lanjutan untuk meningkatkan kualitas implementasi di sekolah-sekolah penyelenggara pendidikan inklusi.
Warga di wilayah Kelurahan Kalisegoro Kecamatan Gunungpati, khususnya di RT 06/ RW 03 memiliki polemik sampah rumah tangga yang belum diolah, sehingga menjadikan warga di wilayah ini menggantungkan diri pada jasa angkut sampah untuk pembuangan ke TPS ataupun ke TPA. Apabila kebiasaan seperti ini berlangsung terus menerus diseluruh wilayah di kabupaten semarang, maka tak mustahil jika akan terbentuk lautan sampah dan juga gunung sampah. Oleh karenanya perlu dilakukan suatu pelatihan keterampilan kepada warga setempat, untuk mengolah sampah, khususnya sampah plastik. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan limbah plastik, menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis. Sehingga akhirnya akan mengurangi jumlah sampah plastik di wilayah setempat, akibatnya tidak lagi menggantungkan diri pada jasa angkut sampah, dan bahkan bisa menambah pendapat dari warga PKK RT/RW 06/03 Kelurahan Kalisegoro Kecamatan Gunungpati Kabupaten Semarang.
Tujuan pengabdian ini adalah melakukan pelatihan bagi guru-guru MGMP Matematika SMA Kabupaten Pati dengan materi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), Penyusunan Artikel Ilmiah (hasil dari Penelitian Tindakan Kelas), Penyusunan Buku Ajar, Pengembangan Karya Inovatif, dan Pengembangan Media Pembelajaran serta memberikan pendampingan pembuatan artikel ilmiah dan media pembelajaran. Luaran dari pengabdian ini adalah draft artikel untuk dipublikasikan pada jurnal ilmiah dan rancangan media pembelajaran berbasis GeoGebra. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan tanya jawab, demonstrasi, dan pendampingan. Materi pelatihan lebih banyak disajikan dalam bentuk praktik daripada teori. Hasil dari pengabdian ini adalah peningkatan motivasi guru dalam pembuatan artikel ilmiah dan merancang media pembelajaran berbasis GeoGebra.
Desa Lerep merupakan Desa Wisata kategori potensial, sehingga perlu upaya upaya pembinaan dalam potensi masyarakat yang ada. Salah satu kegiatan home industri yang potensial dikembangkan di Desa Lerep adalah home industri gula aren, hal ini terlihat dari banyaknya sumber bahan baku yang belum dioptimalkan dalam pemanfaatannya. Sumber bahan baku gula aren yang banyak karena Desa Lerep merupakan daerah pegunungan sehingga pohon aren tumbuh dengan subur. Kelebihan gula aren yaitu mengandung sukrosa lebih tinggi (84%) dibandingkan gula tebu (20%) dan gula bit (17%), sedangkan kandungan gizinya, gula aren mengandung protein, lemak, kalium dan fosfor yang lebih tinggi dibandingkan dengan tebu dan gula bit. Permasalahan yang muncul antara lain pada aspek produksi meliputi aspek manajemen keuangan yaitu mengenai Pecatatan Laporan Laba Rugi pada Home Industri Gula Aren di Desa Lerep Kabupaten Semarang. Solusi yang ditawarkan bagi permasalahan yang muncul pada mitra antara lain perbaikan teknik manajemen keuangan Pecatatan Laporan Laba Rugi pada Home Industri Gula Aren di Desa Lerep Kabupaten Semarang .Pelaksanaan program PKM ini akan dilaksanakan dengan metode pendekatan partisipatif, artinya mitra binaan akan secara aktif dilibatkan dalam setiap tahapan dan kegiatan pembinaan yang akan dilakukan melalui penyuluhan, diskusi dan praktik bersama yaitu:1) Observasi 2) Demonstrasi dalam teknik manajemen keuangan 3) Pelatihan tentang manajemen keuangan
Tujuan untuk mendeskripsikan pengetahuan dan keyakinan mahasiswa calon guru terhadap matematika. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian akan menggunakan instrumen tertulis untuk mengungkap pengetahuan dan keyakinan. Selanjutnya dilakukan triangulasi yaitu membandingkan data subjek sehingga diperoleh data yang valid. Sedangkan data yang berbeda direduksi atau dijadikan temuan lain penelitian ini. Analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data (yaitu kegiatan yang mengacu pada proses pemilihan, pemusatan perhatian, penyederhanaan, pengabstraksian dan transformasi data mentah di lapangan), memaparkan data (meliputi pengklasifikasi dan identifikasi data, yaitu menuliskan kumpulan data yang terorganisir dan terkategori sehingga memungkinkan untuk menarik kesimpulan dari data tersebut), dan menarik kesimpulan dari data yang telah dikumpulkan dan memverifikasi kesimpulan.
Anggrek merupakan tumbuhan berbunga yang sangat beragam yang tergolong dalam familia Orchidaceae. Keberadaan anggrek spesies di alam sering terancam dengan semakin meningkatnya eksploitasi yang tidak terkendali karena alasan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis anggrek alam, karakteristik habitat anggrek berdasarkan ketinggian tempat, dan distribusi serta kelimpahan anggrek alam di Resort Limbangan Gunung Ungaran Kabupaten Kendal. Penelitian ini dilaksanakan di hutan lereng Gunung Ungaran bagian utara pada ketinggian 500 hingga 1.700 meter dpl. Penelitian ini secara keseluruhan dilakukan pada bulan Oktober sampai dengan Desember 2017. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan secara mendetail kondisi, karakter, dan keanekaragaman anggrek alam yang ada di hutan Resort Limbangan Gunung Ungaran Jawa Tengah. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi lapangan secara langsung dan penelusuran pustaka.
Login Dosen / Reviewer / Administrator

Keterangan :

  1. Untuk Dosen, Gunakan KODE DOSEN sebagai Username
  2. Untuk Reviewer, Gunakan KODE REVIEWER sebagai Username
  3. Jika sandi lupa, silahkan hubungi Administrator
Download File
File ini merupakan file bantuan bagi peneliti untuk menyusun penelitian denngan baik dan benar.
Download File
File ini merupakan file bantuan bagi peneliti untuk menyusun penelitian denngan baik dan benar.
Download File