Daftar Usulan Terakhir
Kegiatan pembelajaran dalam konteks sains sangat diperlukan oleh siswa untuk dapat hidupdan bersaing di era global. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi ialah pencapaian belajar sains pada siswa ialah pemahaman nature of science dan science motivation. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mngetahui korelasi antara nature of science dan science motivation. Penelitian ini melibatkan 113 siswa sekolah menengah pertama di Kota Semarang. Penelitian ini dilakukan secara survey menggunakan tes essay untuk mengukur pemahaman NoS pada siswa dan questionaire untuk mengukur Science motivation. Data penelitian berupa data nature of science dan science motivation selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis korelasi spearman yang dilanjutkan dengan uji regresi linear. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas proses pembelajaran melalui pemberdayaan nature of science dan science motivation.
Kecamatan Mranggen adalah salah satu Kecamatan di Kabupaten Demak, dimana terdapat 19 desa. Kecamatan Mranggen berbatasan dengan Kota Semarang, sehingga karakteristik daerahnya perpaduan desa dan kota. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di latarbelakangi karena masih rendahnya pengetahuan, pemahaman dan pemanfaatan media kreatif dalam pembelajaran anak usia dini di kelas. Pengabdian ini dilaksanakan di Kecamatan Mranggen khususnya Desa Kembangarum dan Desa Kalitengah dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan. Tujuan dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk menghasilkan guru PAUD / TK yang kreatif dan inovatif, sehingga dalam kegiatan pembelajaran di kelas tidak membosankan. Masalah-,masalah yang dihadapi guru-guru PAUD adalah ketergantungan pada media buatan pabrik, kurang kreativitas dalam media pembelajaran di kelas. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan berupa pelatihan media ICT dalam bentuk M-tix dan Pelatihan “clay”. Dengan pelatihan ini diharapkan guru-guru dapat berinovasi dan mengembangkan kreativitas mereka.
Berangkat dari permasalahan bahwa bangunan di kompleks Kantor Kepala Desa Kenalan sudah memerlukan penyesuaian, dengan redesain bangunan sehingga tercipta efisiensi lahan di lingkungan Kantor Desa Kenalan. Setelah menjadi desa wisata di tahun 2017, dan dibangunnya Balai Ekonomi Desa (Balkondes) sebagai prasarana pariwisata oleh BUMN, bersebelahan dengan kantor Pemerintah Desa Kenalan, Aktivitas warga meningkat dengan mulai berdatangannya pengunjung, dan akibat keterbatasan lahan pengunjung memarkir kendaraannya di halaman kantor desa. Dampaknya timbul ketidaknyamanan di lingkungan kantor, terutama bagi kegiatan sekolah PAUD. Pemecahan masalah utama lingkungan PAUD dengan pembuatan desain bangunan baru sehingga murid bisa beraktifitas belajar dan bermain di dalam ruang kelas maupun di taman tanpa terganggu. Lahan yang tersedia sangat terbatas dan memiliki kontur cukup ekstrim, tetapi memiliki potensi alam sungai dan kebun yang memberikan iklim sejuk. Maka dibuat desain bangunan yang menyesuaikan kondisi tersebut, memperhatikan kekuatan konstruksi, estetika, tetapi juga efisiensi bahan, Pada bagian lahan berkontur menggunakan ketinggian lantai berjenjang, sehingga dapat membentuk bangunan dua lantai, dengan fungsi PAUD di dasar dan kantor desa di lantai atas. Bangunan didesain menggunakan konstruksi batu kali, dinding bata, dan memanfaatkan udara alami dengan ventilasi bersilang sehingga memberi keamanan dan kenyamanan pengguna. Pembuatan ramp sebagai pengganti tangga dan pemagaran tepi sungai untuk keamanan siswa.
Konsep sustainable development adalah pola pemanfaatan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan tetap memelihara lingkungan, sehingga kebutuhan itu bukan hanya terpenuhi hari ini tetapi juga untuk generasi mendatang . Program ini dilaksanakan oleh semua sekolah tidak terkecuali Sekolah Menegah Atas Negeri 16 Semarang. SMA N16 Semarang. Dalam implementasi program tersebut telah mencantumkan dalam visi dam misinya yaitu sekolah berwawasan lingkungan. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dapat dikatakan bahwa pelaksanaan program Sekolah Adiwiyata di SMA N 16 sudah dilaksanakan namun belum maksimal salah satunya adalah kegiatan yang masih terpisah-pisah belum mencerminkan pola pikir sustainability dalam mendukung pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development).
Tujuan Pengabdian ini adalah untuk merealisasikan pembangunan Pos Kamling yang memfasilitasi warga untuk menjaga keamanan, ketertiban lingkungan Perum UPGIS sehingga keamanan dan ketertiban akan terjaga. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pembangunan pos kamling yang akan menjadi pusat layanan keamanan dan ketertiban. Pembangunan pos kamling tersebut akan dikerjakan oleh warga secara gotong royong oleh warga Perum UPGRIS. Pos Kamling tersebut akan menjadi pusat kegiatan warga Perum UPGRIS diantaranya tempat Jaga, Pos Yandu, Kegiatan Ibu-Ibu PKK. Target yang ingin dicapai adalah terwujudnya Perum UPGRIS yang tertib dan aman sehingga warga yang berada di Perum UPGRIS merasa nyaman, ketika mereka bekerja atau ketika mereka pulang kampong dihari-hari liburan nasional. Kegiatan ini dimaksudkan agar terjalin gotong royong dan rembug warga Perum UPGRIS dalam setiap pembangunan fisik dan non fisik untuk kebaikan bersama sehingga terjalin persatuan dan kesatuan diantara warga Perum UPGRIS.
Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah. Hidroponik menggunakan air yang lebih efisien, jadi cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air yang terbatas. Dalam kajian bahasa, hidroponik berasal dari kata hydro yang berarti air dan ponos yang berarti kerja. Jadi, hidroponik memiliki pengertian secara bebas teknik bercocok tanam dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman, atau dalam pengertian sehari-hari bercocok tanam tanpa tanah. Dari pengertian ini terlihat bahwa munculnya teknik bertanam secara hidroponik diawali oleh semakin tingginya perhatian manusia akan pentingnya kebutuhan pupuk bagi tanaman. Di mana pun tumbuhnya sebuah tanaman akan tetap dapat tumbuh dengan baik apabila nutrisi (unsur hara) yang dibutuhkan selalu tercukupi. Dalam konteks ini fungsi dari tanah adalah untuk penyangga tanaman dan air yang ada merupakan pelarut nutrisi, untuk kemudian bisa diserap tanaman. Pola pikir inilah yang akhirnya melahirkan teknik bertanam dengan hidroponik, di mana yang ditekankan adalah pemenuhan kebutuhan nutrisi.
Penyalahgunaan narkoba sudah menjadi ancaman serius bagi masyarakat generasi muda. Di wiayah Kota Semarang Permasalahan narkoba telah menjadi isu yang meresahkan masyarakat,. Pengabdian ini menelaah upaya menanggulangi penyalahgunaan Naroba dan tantangan yang dihadapinya dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas Naionalis. Kecamatan Semarang timyr menjadi salah kecamatan yang ada di Kota Semarang yang memiliki kesadaran untuk mengambil beberapa upaya guna memberantas narkoba. Kebijakan yang diambil oleh Pemerintahan menjadikan dasar untuk membangun generasi emas nasional tanpa narkoba didasari pada fakta bahwa Kota Semarang merupakan salah satu kota kawasan pusat produksi. Selain itu posisi strategis Indonesia sering dimanfaatkan sebagai jalur penyalahgunaan narkoba kepada generasi muda dan masyarakat di kecamatran semarang timur. Dalam menuju Indonesia Emas nasionalis harus memegang teguh pedoman hidup yaitu meninggalkan Nakoba.
Dalam rangka menjalankan mandat Undang-Undang No.20/2003 tentang kewajiban sebagai guru professional dan Peraturan Pemerintah No.38 tahun 1992 Bab XII, pasal 61 ayat (1) yang menyatakan bahwasannya untuk meningkatkan karir dan kemampuan dalam menjadi seorang guru professional guru dapat menbentuk ikatan profesi yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). MGMP-IPA tingkat SMP di Kabupaten Sragen Jawa Tengah contohnya, menyampaikan bahwasannya masih banyak guru yang tergabung dalam wadah tersebut yang secara kemampuan mengajar dan pengalaman mengajarnya sudah cukup senior, akan tetapi dengan perkembangan teknologi sekarang ini dirasa belum optimal memanfaatkan fasilitas pengajaran berbasis teknologi informasi yang ada. Dalam menyampaikan mata pelajaran masih mengandalkan kemampuannya dalam berceramah dan bercerita di depan siswa, kalaupun ada yang menggunakan presentasi hanya menggunakan fasilitas ms. Word maupun slide ms. Powerpoint sederhana. Berdasarkan uraian diatas, melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas PGRI Semarang dalam hal ini Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi sebagai salah satu institusi yang benar-benar memanfaatkan teknologi informasi dalam pembelajarannya merancang program pelatihan pola 32 jam dengan materi desain model bahan ajar menggunakan aplikasi Ms. Powerpoint dan diakhir pelatihan diberi penugasan dan tagihan penugasan. Kata Kunci : Pelatihan Penyusunan Bahan Ajar Menggunakan Ms. Powerpoint, Solusi Penguasaan Teknologi Informasi Dalam Model Pembelajaran Saat Ini, MGMP IPA Kabupaten Sragen.
Penelitian ini bertujuan pengurangan nyeri haid siswa saat pembelajaran Penjasorkes yang dilakukan di lapangan, sehingga pembelajaran dapat efektif dilakukan dan diikuti seluruh siswa. Metode yang digunakan adalah menggunakan latihan imagery yang akan mempengaruhi psikologis siswa sehingga rasa nyeri haid berkurang. Metode ini belum digunakan oleh para guru penjasorkes di sekolah. Subyek penelitian siswi kelas X dan XI di SMK Negeri 4 Klaten yang sedang haid saat pembelajaran penjasorkes. Imagey ini penting diketahui dan dilakukan guru utamanya guru penjasorkes untuk kelancaran pembelajaran..
Peneletian ini memiliki tujuan untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat sportivitas atlet bola voli Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Intstrumen yang digunakan adalah angket. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet voli UPGRIS yang tergabung dalam UKM bola voli. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yang berjumlah 30 atlet voli. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan tingkat sportivitas atlet voli UPGRIS memiliki sikap sportif yang sangat tinggi, hal ini dibuktikan melalui data kategori sangat tinggi sebesar 73,3%, tinggi 23,3%, sedang 3,3%, rendah dan sangat rendah 0%. Berdasarkan data tersebut menunjukan sikap atlet voli UPGRIS tingkat sportivitasnya sangat tinggi.
Login Dosen / Reviewer / Administrator

Keterangan :

  1. Untuk Dosen, Gunakan KODE DOSEN sebagai Username
  2. Untuk Reviewer, Gunakan KODE REVIEWER sebagai Username
  3. Jika sandi lupa, silahkan hubungi Administrator
Download File
File ini merupakan file bantuan bagi peneliti untuk menyusun penelitian denngan baik dan benar.
Download File
File ini merupakan file bantuan bagi peneliti untuk menyusun penelitian denngan baik dan benar.
Download File